Tuesday, March 9, 2010

Toyota RAV4 Korban Kecelakaan Kuningan Diduga Bermasalah

Toyota RAV4 Korban Kecelakaan Kuningan Diduga Bermasalah  
TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya curiga kecelakaan yang menewaskan tiga murid kelas IX SMA Kristen Iman Pengharapan dan Kasih (Ipeka), Tomang, Jakarta Barat, dua pekan lalu, disebabkan oleh kondisi Toyota RAV4 yang mereka kendarai tak laik jalan.
Polisi menemukan fakta bahwa pedal rem mobil bernomor polisi B-8095-NL itu tidak berfungsi. Kecelakaan itu menewaskan Rio Hartanto, 17 tahun, Nikita Putri (16), dan Ervin Januar Tantriyadi (17). Adapun dua penumpang lainnya terluka, yaitu Nikolas dan Lysia Kosasih, 17 tahun.
Mobil hitam itu berbelok ke kiri dengan kencang dari Jalan H R. Rasuna Said ke arah Jalan Lattuharhari, Menteng, Jakarta Pusat. Mobil itu akhirnya terbang dan menghantam pagar rumah dinas Inspektur Jenderal Kementerian Agama Munzir Suparta di Jalan Sumenep Nomor 1.
Kepala Subbidang Penegakan Hukum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Johanson Ronald Simamora, mengatakan pengemudi sudah menginjak pedal rem sebelum mobil itu celaka. Penyelidikan polisi juga menemukan fakta yang sama terjadi pada mobil Toyota RAV4 di luar negeri, "Jika mobil mencapai kecepatan tertentu, pedal rem tidak dapat berfungsi." Namun, ia memastikan, rem mobil tidak blong.
Johanson menduga kesalahan teknis berhubungan dengan penarikan mobil oleh produsen di luar negeri. Januari lalu, Toyota menarik 2,3 juta mobil dari Amerika Serikat karena ada laporan gangguan pada pedal gas. Salah satu yang ditarik adalah RAV4 keluaran 2009-2010. "RAV4 tidak diproduksi di Indonesia."
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Condro Kirono menambahkan, setiap kendaraan impor sebelumnya telah memiliki izin kelaikan jalan dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan. "Persoalan laik jalan di luar wewenang kami," ujarnya pada Jumat lalu.
Untuk memperjelas masalah ini, polisi bersurat kepada Toyota Astra. Tapi Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan belum menerimanya. Kalaupun menyuratinya, "Polisi salah alamat. Toyota tidak pernah mengimpor RAV4, tapi melalui paralel importir," ujarnya kemarin. Polisi menyatakan dalam darah Nicholas dan Lysia tidak ada kandungan alkohol.

http://id.news.yahoo.com/tmpo/20100307/tid-toyota-rav4-korban-kecelakaan-kuning-c1f0556.html

ngeri ya ,,.lesson to learn..hati" belo barang,,and hati" gunain kendaraan,,  http://emo.huhiho.com









No comments: