Showing posts with label REligiouS. Show all posts
Showing posts with label REligiouS. Show all posts

Tuesday, March 19, 2013

Finally .. my church... Mawar Sharon Church.. akan ngadain kembali KKR ..tapu kali ini kita bakal ngadain Kebaktian Kesembuhan Ilahi yang nota bene kita bakal sekaligus ngedoain orang-orang yang sakit .. hopefully but temen-temen yang baca blog gua and pengen dateng or mau didoain silahken dateng ya.. 

kemuliaan hanya bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus.. 
God bless you all ..


Friday, March 11, 2011

Makna SINGLE yang sebenarnya


kemaren saya menerima sebuah pesan renungan dari temen saya via FAcebook ... dan saya rasa renungan itu sangatlah bagus,, so..gua rindu banget bisa memberkati teman"  sekalian dengan renungan ini ,,selamat membaca,, 

From the sermon of Ps Jeffry Rachmat, JPCC -Jakarta.


SINGLE FOREVER

Read this sentences carefully :

"Baik atau buruknya suatu hubungan (teman, berpacaran/pranikah, atau pernikahan), tergantung dari siapa saja yang terlibat dari hubungan itu."

OMELET TELUR BUSUK

Temen2, kalo dipikirin dan direnungin maka kalimat diatas bener banget tuhh. Relationship kita dengan orang lain, tentu terkait erat dengan pribadi orang itu sesungguhnya. Seorang tokoh motivasi terkenal juga pernah bilang, kita adalah rata-rata dari karakter teman-teman kita, dengan kata lain keberadaan kita ini dipengaruhi oleh orang2 di sekeliling kita.

Contoh nyata: Omelet, alias telor dadar / orak-arik. Dia akan menjadi makanan yang enak banget (terutama buat yang laper) kalo terbuat dari telur-telur yang segar dan baik. Tapi gw pernah bikin omelet dari 4 telur, dan ternyata waktu gw pecahin telur ke 4 dan tercampur dengan 3 yang lain, telur ke 4 itu udah busuk. Wakzzz...,

Apa temen2 ada yang mau omelet dari 3 telur bagus dan 1 telur busuk..?? Tentu ga akan ada yang mau, because the 4th egg, has made the whole things going bad. Yup, si telur busuk tadi udah mempengaruhi/ merusak telur-telur yang baik. Dan kabar buruknya adalah : Omelet itu ga bisa jadi telur lagi.

Ilustrasi di atas, ga jauh beda dengan relationship yang kita alami dengan teman-teman kita, termasuk juga dalam pernikahan. Relationship hanya bisa seindah dengan siapa kita menjalin hubungan itu. Kalo dalam pernikahan sudah diaduk menjadi satu, dan jika baru ketahuan kalau telur yang satu busuk dan mengalahkan telur yang baik... owww... that's terrible.

Now, kita lihat pada ayat dibawah ini, ayat yang mengawali tentang relationship antar manusia.

Kejadian 2 : 18 Tuhan berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

King James Version : And the LORD God said, It is not good that the man should be alone; I will make him an help meet for him.

Jika manusia seorang diri / Alone : Tuhan katakan itu "Tidak Baik". Seorang diri = alone /sendirian, bukan single. Manusia yang Alone artinya : sendiri saja, eksklusif, terisolasi, menyendiri, tersendiri, tidak ada teman. Ini adalah kondisi yang tidak baik.

Mengapa TIDAK BAIK jika manusia seorang diri saja ??

Here's the reason :

1. Karena KASIH. Sifat dasar dari kasih adalah MEMBERI, to give. God is Love, jadi supaya Tuhan bisa mengasihi maka Tuhan menciptakan manusia agar Tuhan bisa mencurahkan kasihNya.
2. Karena untuk memperoleh keturunan, maka harus berpasangan dengan lawan jenisnya.
3. Karena talenta dan kemampuan kita dapat dikembangan sendirian saja. Tetapi untuk mengembangkan karakter, diperlukan orang lain! Betul khan? You see guys? It's not good for a man to be alone (sendiri, eksklusif, menyendiri, tidak berteman)

SINGLE

SINGLE artinya: tunggal, whole, utuh, complete, terpisah, unik (English Dictionary), whole, unique, undivided. Tuhan tidak bilang : It's not good to be single, tapi yang Dia bilang : It's not good to be alone.

Adam = adalah pribadi yang Single, artinya complete, utuh, sempurna. Dikatakan "Allah melihat segala yang dijadikanNya itu sungguh amat baik". Ini berarti Adam adalalah pribadi yang utuh, single, complete, and nothing wrong with Adam as his person. Tidak pernah dikatakan bahwa Adam sibuk mencari pasangan untuk mengisi kekosongan jiwanya. Tidak !!

Yang tercatat adalah: Adam mengusahakan dan memelihara Taman Eden, sendirian 'bo ! Termasuk kerjaan yang mahaberat, yaitu memberi nama segala mahkluk hidup yang ada di bumi. Begitu sibuknya dia, sampai Adam enggak sadar kalo dia perlu teman. Tuhanlah yang bilang, bahwa "It's not good for a man to be alone". Inisiatif berpasangan, justru datangnya dari Tuhan. Perhatiin deh, pada saat Adam setia menjalankan panggilannya, maka Tuhan kasih bonus yaitu Pasangan Hidup. Nah, temen2 dah pada setia belom nihh? Hehe... Ayo kita setia, maka yang terbaik pasti Tuhan sediakan buat kita.

(Kejadian 2:18-25)

Waktu Tuhan menciptakan Hawa, wanita diciptakan BUKAN untuk membuat Adam menjadi complete. Why? Krn Adam sudah complete sejak sebelum dia ketemu wanita. Tujuan penciptaan wanita, sebagai penolong bagi Adam. The Lord said, "I'm going to make him a helper".

Ilustrasi: Untuk mengangkat meja sendirian, bisa dilakukan. Tetapi dengan adanya penolong, maka akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah, right?. Sekalipun saat itu Adam masih sendirian (alone), tetapi dia tidak merasa kesepian. Temen2 perlu ingat bahwa alone, belum tentu kesepian / lonely. Adam memang tidak kesepian krn ada Tuhan di situ, tetapi jelas bahwa Tuhan bilang "it's not good for a man to be alone"

'SINGLE'NESS

Guys, Kapan kita tahu bahwa kita siap untuk menerima pasangan? Yaitu pada saat kita merasa tidak membutuhkan pasangan, karena disitulah kita merasa Complete. Adam telah membuktikannya. Hawa datang bukan pada saat dia sedang sibuk sana-sini mencari pasangan. Tuhan memberikan pasangan, justru pada saat Adam ada dalam kondisi terbaik, saat sedang complete, utuh, single dan menikmati panggilannya.

Singleness, adalah suatu tahapan yang harus dicapai oleh setiap orang yang akan menikah. Hanya orang yang SINGLE, utuh - complete - matang - unik - secure - aman, hanya Single person yang siap masuk ke dalam arena pernikahan. Sebab pernikahan seharusnya terjadi antara two single persons, antara laki-laki yang utuh dan wanita yang utuh. Tetapi seringkali faktanya, pernikahan terjadi antara dua orang yang saling tidak utuh, yang saling mencari keutuhan dari diri pasangannya masing-masing.

Ilustrasi : Ada dua gelas berisi air yang tidak penuh, diibaratkan sebagai seorang individu. Pada masa pra nikah, seringkali seseorang berkata "ohh..., kekasih saya adalah orang yang bisa memenuhi hidup saya" atau "bersama dengan kekasih saya, hidup saya menjadi utuh / complete". Faktanya adalah : Setelah yang gelas yang satu mengisi gelas yang lain, apa yang terjadi? Maka salah satu dari gelas itu akan menjadi kosong!

Temen2, pernikahan tidak akan menjadi baik kalau ternyata kita mendapatkan orang yang tidak single/tidak complete/tidak utuh. Perbuatan yang salah, jika kita mencari seseorang yang bisa mengisi

kekosongan dalam hati kita. Bahkan, beberapa diantara kita mungkin udah mulai mencari-cari orang lain yang bisa mengisi kekosongan dirinya, sejak dari kecil...!! SMP mungkin?

Matius 22 :39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Yesus berkata, supaya kita bisa mengasihi sesama kita, baik itu pasangan kita, isteri/suami kita, maka kita harus bisa mengasihi diri sendiri. Tidak bisa mengasihi dirimu sendiri = tentu tidak bisa mengasihi sesamamu manusia. Perlu dicatat bahwa mengasihi diri sendiri: bukan berarti selfish, self center, atau egois, melainkan menjadi utuh, complete, dan single!

pic : by  Camylunaa [photobucket]

Thursday, September 23, 2010

SOLVY [kekuatan iman seorang wanita yang luar biasa]

source : disini

temen-temen..gua baru saja membaca blognya mbak Julita Manik,,Mbak Julita Manik merupakan seseorang yg artikel-artikelnya sangat menginpirasi saya,,

hari ini gua baca tentang bagaimana seorang wanita bernama Solvy yang memiliki iman untuk tetap berjalan ,walaupun dia tau itu tidak gampang,,bagaimana ketika begitu banyak rancangan yang dia susun bersaa calon tunangannya harus kandas akibat kematian sang tunangan,..tapi dia tetap maju,, [have Faith]..

oke deh,,tanpa banyak kata..yuks..mari kita baca bareng artikelnya..dan saya berharap bagi setiap anda yang membacanya juga mengalami terobosan dan isnpirasi..You are Not alone..there's always somebody out there who thingking of you,,Just Ask !! Tuhan sedang menunggumu untuk berbicara denganNya.. :)

FRIDAY, AUGUST 24, 2007

Solvy

Hari Kamis pagi, 23 Agustus 2007, saya menerima kiriman CD dari Solvy.
Solvy, seorang saudari yang mengasihi Tuhan, yang berdomisili di kota Semarang, baru saja menyelesaikan rekaman album perdananya.
Saya membuka CD tsb, menatap covernya. Saya lihat Solvy sedang berdoa (melipat tangannya), dan di tangannya ia mengenakan gelang khas dari daerah Kalimantan….yang membuat saya tertegun dan terharu. Segera saya sms Solvy dan menanyakan perihal gelang tsb.
“Oh, itu gelang hadiah dari Adi.. kak…waktu aku datang ke Pangkalan Bun (Kalimantan) untuk dikenalin ke orangtuanya. Kata Adi…ini gelang khas Dayak”, jawab Solvy.

Ternyata dugaan saya benar. Itu gelang khas daerah Kalimantan. Dan saya teringat kembali, saat pertama kali saya berkenalan dengan Solvy…………

Beberapa bulan yang lalu, hari sudah larut malam, tetapi saya masih belum tidur….dan kriiiing…..kringggg….handphone saya berdering.
“Shalom….ini kak Julita Manik ya…perkenalkan nama saya Solvy”, seru seorang wanita.
Kemudian Solvy bercerita bahwa ia sangat diberkati oleh salah satu lagu karya saya “INDAH PADA WAKTUNYA” yang dibawakan oleh Edward Chen dalam album Passion. And Solvy began to share her true story….
“Kak….seharusnya saya menikah dengan tunangan saya Adi bulan Maret 2007 yang lalu. Pada bulan Desember 2006, Adi yang bekerja di Pangkalan Bun, Kalimantan, berangkat menuju Semarang karena akan mempersiapkan segala sesuatu yang perlu bagi pesta pernikahan kami. Kami juga berencana membuat album rekaman, yang akan menjadi souvenir gift kami bagi setiap tamu yang akan hadir di pernikahan kami”, demikian Solvy menjelaskan.
“Tapi kak…..Adi nggak pernah sampai di Semarang, karena Adi menaiki KM Senopati yang tenggelam bersama ratusan penumpangnya. Dan Adi…..termasuk orang-orang yang tidak terselamatkan. Bahkan jasadnya pun tidak ditemukan….”, kata Solvy dengan lirih.

Ketika saya mendengarkan cerita Solvy, hati saya terasa perih. Karena beberapa waktu sebelumnya saya turut merasakan duka yang teramat dalam, ketika membaca tenggelamnya KM Senopati tsb di Koran Kompas. Dan sekarang, lewat telephone, saya sedang berhadapan langsung dengan seseorang saudari, yang mengasihi Tuhan, yang menyerahkankan harapan-harapannya pada Tuhan, tapi menjadi salah seorang yang menjadi bagian dari peristiwa sedih tsb, dan kehilangan tunangan yang dikasihinya. Saya tahu tidak mudah berada dalam posisi Solvy. Mimpi yang sudah dirajut bertahun-tahun….pernikahan yang sudah di depan mata…mendadak semuanya sirna. Seseorang yang sangat dikasihi, mendadak hilang… tanpa sempat mengucapkan kata-kata perpisahan.

Saya berniat menghiburkan hati Solvy, tetapi ternyata ia telah mengalami penghiburan terlebih dahulu dari Roh Kudus.
Solvy berkata: “Saat saya mendengarkan lirik lagu INDAH PADA WAKTUNYA…saya tahu saya nggak paham…saya nggak mengerti kenapa ini semua harus terjadi. Tapi saya percaya Tuhan punya rencana yang indah atas hidup saya, karena Yesus mengasihi saya.”

Jujur saja….saya sangat diberkati dengan perkataan Solvy tsb. Rasanya…malam itu ada kekuatan baru…ada pengurapan baru…untuk tetap mengikut Yesus dan percaya penuh kepadaNya, yang mengalir ke dalam hidup saya lewat kesaksian Solvy.

Dan kini….beberapa bulan kemudian, Kamis 23 Agustus 2007, saya sedang menggenggam CD album perdana Solvy sebagai ucapan syukurnya kepada kasih Tuhan. Solvy tetap berdiri tegak di atas badai yang menerpanya. Bahkan…walaupun sekarang ia sendirian, ia berjalan maju dan mewujudkan apa yang menjadi mimpi mereka berdua…..sebuah album rohani berisi nyanyian syukur bagi Tuhan.

Berikut kutipan “SOLVY THANKS TO” yang ada di albumnya :
“Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan talenta ini buatku, Bapa yang selalu ada buatku melewati hari demi hari dengan segala Kuasa dan MujizatNya….terima kasih Bapa…
My dear ADI in somewhere, thanks for your inspiration, motivation and love that you give to me…..miss you so much..…. “


Sangat mengharukan……
Adakah kita mengalami persoalan dan pergumulan hari-hari ini?
Percayalah bahwa semua akan indah pada waktuNya karena Tuhan tidak pernah merancangkan rancangan kecelakaan dalam hidup kita melainkan rancangan-rancangan damai sejahtera, bagi masa depan yang penuh harapan. Amin.

Semoga the true story ini dapat memberkati semua yang membacanya.
INDAH PADA WAKTUNYA (song by Julita Manik)

Ada waktu ‘tuk berduka, ada waktu ‘tuk bersuka
Ada waktu ‘tuk berdiam, ada waktu ‘tuk berkata
Namun di atas s’galanya, ku tahu Allahku bekerja
Mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihinya

Di saat yang kualami, tak s’perti yang kuingini
Di saat tiada jawaban,” Mengapa harus terjadi?”
Namun di atas s’galanya, ku tahu Allahku bekerja
Mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihinya

Reff : Mungkin tak kupahami apa yang kini aku alami
Namun ku tahu pasti kasih Allahku takkan berhenti
Kan ku s’rahkan semua pergumulanku padaMu Yesus
Kar’na kutahu pasti semuanya ‘kan jadi indah pada waktunya


Worship songs recommended by Julita Manik :
(saat Sdr dalam pergumulan)

>>Tetap MenyembahMu (Album BEAUTIFUL, Julita Manik, Harvest Music)
>>Di Lembah Kelam Kau Dekatku (Album BEAUTIFUL, Julita Manik, Harvest Music)
>>Indah Pada WaktuNya (Album PASSION,Edward Chen, Harvest Music)
>>Dalam Yesus (Album Kompilasi Sari Simorangkir, Harvest Music)
>>Lebih Dari Nafasku (Album Jacqueline Celosse, Maranatha, &
Album Radio Top Hits, Harvest Music)


JBU.

Thursday, August 5, 2010

[..Hikmah Bak Chang.. ]



Fiuhhh,,hari ini pulang kantor agak cepetan neh,,senengnya hatiku,,hehehe..ampe rumah, gua bantuin nyokap buat milih beras buat ki cang ,hampir 4.5 jam gua milih belum kelar kelar juga neh beras.. padahal kalo dipikir-pikir paling kurang dr  1 kg,,,karena kemaren udah dikerjain sebagian…
1 jam pertama ..
Masih happy…
1 jam berikutnya ..
Maaakkk,,punggung serasa mau patah,,,
1 jam berikutnya,,,
Pengen tidur dulu ahh,,, [ intinya smakin nelangsa ]
30 menit ..
Lalok aka tidur…
1 jam..
Lanjut gaaan,, akhirnya ,,nyerah ,,dengan sisa sedikit,,hohohoho… mau nonton bola (ikutan kena demam tak jelas,,,walo nontonnya pun sambil muter channel sana sini,, hahaha) \[^0^]/
Buat yang penasaran,,sebenarnya apa sih yang dipilih? Cang itu ada 2,yang pertama adalah bak cang [ini umumnya dibuat dalam bentuk yang lebih besar dala diisi dengan daging,telur ,dsb] dan yang kedua adalah Ki Cang [yang ini tidak perlu diisi apa-apa,cara makannya bisa menggunakan gula ataupun gula merah yang telah dicairkan,dan ki cang hanya menggunakan beras pulut,yang warnanya putih susu]
Nah,,.back to topic..selama gua bantuin nyokap buat milih tuh beras,,gua disadarin banget ama Tuhan buat bersyukur punya nyokap yang mau bikin ginian,,For your information,sejak gua tahu bikinnya usah ginian,,gua ngga mau complain lagi deh cang buatan emak gua..mau enak kagak enak..kudu bilang enak..ampuuunn…bikinnya itu bisa senewen, bersyukurlah buat yang masih bisa makan  cang ato diberi cang oleh orang lain.,..sekarang gua ngerti kenapa barang gituan [jiaah..apa cobaa??] bisa mahaalll…lu bayangin aja..selain kita kudu milih beras ,bungkus nya pun butuh skill,,kagak gampang …bagaimana kita supaya bungkusnya itu biar padet and nggak tumpah-tumpah…
Sambil gua milih beras,gua ngucap syukur ama Babe di sorga karena punya nyokap yang luar biasa sabar mau bikin ginian, mau korban tenaga bikin ginian dengan tujuan kami sekeluarga bisa makan,itu belum termasuk bagian yang akan diberikan kepada keluarga yang lain..
Memilih beras itu bukan gampang..kita kudu teliti,,.karena beras yang berwarna putih susu dengan yang berwarna bening itu bercampur  aduk, kita kudu bisa mensortirnya,,paling parah kalo udah ampe 2 jam-an lebih ..udah mulai tuh kepala oyong-oyong..hohoho..belum lagi itu beras kecil kecil gitu ,,alamakk [=.=]”

Satu hal..gua diingetin ama Tuhan,,hidup kita ya seperti gandum dan ilalang,.gua rasa pada inget lah ya crita ini ,.,kalo buat yang pengen ngulang baca lagi ,.silahkan buka matius 13 :24-30 ,,tentang gandum dan ilalang,,, dimana hamba berkata kepada tuannya untuk mencabut ilalang ..akan tetapi Tuan tidak mengijinkannya, Dia tidak ingin adanya gandum yang ikut tercabut bersama ilalang..

Apa yang saya dapat? Saya merasa bersyukur sama Tuhan,saya mungkin saja bisa menjadi salah satu ilalang itu,,ilalang yang terbuang,tapi Tuhan tidak pernah membuang saya,,Dia percaya kepadaku,,,Dia ingin saya menjadi gandum itu,,yang ketika dibakar ,saya menunjukkan sifat gandum saya,dan ilalang saya akan dibuang dan sayan harus mau ilalang saya dibakar,,artinya sehingga saya bisa memiliki buah yang benar ..buah gandum yang benar,,,
Terima kasih Tuhan..terima kasih Yesus…
Saya percaya tiap-tiap kita pasti ingin menjadi gandumnya Tuhan,,yukss.,.mari kita berjuang,,berjuang untuk menghilangkan ilalang dalam hati kita,,menghilangkan semua hal-hal yang tidak berkenan  di mata Tuhan.,..mulai cari Dia kembali ,,lebih dalam lagi.,.sehingga kita bisa menjadi kesukaan Allah dan kita menjadi satu dengan pikiran Kristus dan memiliki buah-buah Rohani seperti yang Tuhan inginkan…
Mat 6:33
[..Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu..]

By : [.. lemon.squash.. ]
Pic : [www.deliciousasianfood.com]

Saturday, April 24, 2010

"AIR MATAKU (tidak lagi) MENJADI MAKANANKU" - KEsaksian Pdt.Samuel IrwaN

ini gua Copas dari : http://julitamanik.blogspot.com/2010/04/air-mataku-tidak-lagi-menjadi-makananku.html
moga-moga bisa jadi berkat and inspirasi buat yang baca ya .. [ mohon maaf ada beberapa yang saya potong karena artikelnya cukup panjang, buat yang mo baca lengkapnya bisa klik link diatas .. ]

A MAN WITHOUT TEARS



Tanggal 14 Januari 2010 saya mendengarkan langsung kesaksian
Pdt Samuel Irwan.
Suatu kesaksian yang mengharu-biru.
Beliat pernah terkena penyakit kulit maha dahsyat yang sekarang meninggalkan jejak di matanya. Tidak bisa menangis lagi karena kelenjar air matanya sudah mampet akibat penyakit yang dialaminya.
Melihat penampilan beliau ketika berkotbah, sepintas tidak ada perbedaan dengan orang lain pada umumnya, kecuali mata yang kelihatan agak basah ...

Menelusuri kesaksiaannya, jelas sekali panggilan beliau adalah sebagai hamba Tuhan.
Samuel Irwan, sejak umur 14 tahun sudah melayani Tuhan, dan setahun kemudian sudah menjadi pengkhotbah cilik. Setamat SMA, Samuel Irwan melanjutkan pendidikan di Sekolah Theologia STT Tawangmangu.
Di sekolah inilah Samuel Irwan mengalami pembentukan karakter lebih lagi, dan sebelum lulus Samuel Irwan bernazar, kelak akan melayani Tuhan sepenuh waktu, di manapun Tuhan akan mengutus dan menempatkannya.


TEMPAT MULAI MENJALANI NAZAR



Setelah lulus dari STT Tawangmangu, tahun 1993 Samuel Irwan menjalani masa praktek dan ditempatkan di Kecamatan Mangkupalas, Samarinda, Kalimantan Timur.
Di tempat inilah ia mulai menjalani kehidupan sebagai hamba Tuhan sepenuh waktu. Semua dijalani dengan sukacita dan penuh semangat walaupun harus meninggalkan kehidupan nyaman di Surabaya dan menjalani kehidupan yang berat di Kalimantan dengan persembahan kasih yang sangat kecil.
Hanya Rp 80.000 per bulan.

Tinggal di rumah yang sangat sederhana, banyak tikus berkeliaran, mengepel rumah, mencuci pakaian dan piring di parit, membersihkan gereja, melayani sebagai pengerja di gereja adalah kegiatan yang dijalaninya hari demi hari. Tidak terasa sudah dijalani selama 2 tahun.


MERALAT NAZAR



"Bagaimana saya bisa berumah tangga dengan kehidupan ekonomi yang minim seperti ini?
Mana ada yang mau jadi istri saya?
Mana ada orang tua yang mau memberikan anak perempuannya kepada saya?
Bagaimana saya bisa menghidupi keluarga saya?"

Berbagai pertanyaan dan keluhan mulai menyesakkan hatinya di tengah-tengah kerinduan untuk mulai membina rumah tangga. Dan hatinya memang sudah mulai terpaut dengan seorang gadis cantik yang dikenalnya di pertandingan vocal group di sebuah gereja di Samarinda.
Samuel Irwan mulai memikirkan untuk tidak lagi menjadi hamba Tuhan sepenuh waktu. Apalagi banyak testi anak-anak Tuhan yang sukses dalam pekerjaan tapi juga tetap setia melayani Tuhan, membuat ia memutuskan berhenti jadi fulltimer dan mulai melamar pekerjaan sekuler.
Ketika gembala sidang bertanya tentang nazarnya, Samuel Irwan berkata, "Saya meralat nazar saya."
Airmata dan perkataan gembala sidang, "Gereja memang nggak bisa memberikan gaji besar, tapi Tuhan mampu pelihara hidupmu....."  tidak mampu menghentikan tekad Samuel Irwan untuk berhenti jadi fulltimer gereja.

Berbekal ijazah SMA, kemampuan komputer dan Inggris, tahun 1995, Samuel Irwan diterima bekerja di sebuah perusahaan kayu. Benar-benar mulai dari posisi bawah , hanya sebagai operator radio.
Karena keuletannya dalam bekerja dan kemampuannya di bidang komputer, hanya dalam waktu 5 bulan ia diangkat menjadi kepala produksi log di perusahaan kayu itu.
Berkat finansial mulai mengalir dengan deras sehingga bisa mengontrak rumah, membeli perabotan, sepeda motor membuatnya yakin berada di track yang benar.

Menikah dengan Erna S. Tjandra, di tahun 1996 dan dikaruniakan seorang putri setahun berikutnya membuat kebahagiannya semakin lengkap. Kedudukan tinggi di perusahaan, punya istri, anak, rumah, kendaraan.
What else could make him happier?
Kalau dulu saat ingin bekerja di dunia sekuler, Samuel Irwan berkata kepada Tuhan, akan melayani Tuhan sambil bekerja, sekarang keinginan melayani sudah tidak prioritas lagi.
Peringatan dari hamba-hamba Tuhan yang mengingatkan akan nazarnya tidak diindahkan.
Sampai.......


STEVENS-JOHNSON SYNDROM (SJS)



2 Januari 1998, Samuel Irwan merasakan keluhan masuk angin, demam, tenggorokan sakit dan mata merah. Sepertinya sakit biasa. Berobat ke dokter mata, dan diberikan paraceramol untuk menurunkan demam. Keesokan harinya, ternyata demam tidak kunjung turun juga, malah mulai timbul bintik-bintik merah pada lengannya. Telapak tangan dan kaki terasa sakit dan nyeri jika memegang atau menginjak suatu benda keras.

Berinisiatif sendiri untuk pergi ke dokter umum dan diresepkan obat pembunuh virus Zoter 400mg karena menurut diagnosa dokter ia terkena infeksi virus ditambah dengan obat penurun panas. Samuel tidak menceritakan kepada dokter umum itu bahwa ia juga diberi beberapa jenis obat oleh dokter mata. Selain itu ia juga membeli beberapa obat flu bebas dan jamu, apa saja yang menurut pengetahuannya bisa menyembuhkan gejala-gejala yang dialaminya.
Setibanya di rumah, Samuel Irwan meminum semua obat dari kedua dokter tersebut, ditambah obat bebas yang dibeli sendiri, semua dengan dosis yang tertulis, karena ingin cepat sembuh.

Akibatnya sungguh mengerikan karena mencampur sendiri beberapa jenis obat tersebut.
Bintik-bintik merah itu mulai melepuh dan gosong, dan mulai merambat sampai ke dada, tengkuk, leher, muka dan kondisi mata semakin memburuk, semakin merah. Kerongkongan, rongga mulut dan lidah juga melepuh.
Tidak cukup sampai di situ, kondisi ini semakin tambah parah karena di kulit seperti ada air dan nanah yang membusuk.

Dirujuk ke RS di Samarinda, 7 Januari 1998 Samuel Irwan menjalani rawat inap.
Salah seorang anggota tim dokter yang menangani, seorang dokter kulit mengatakan bahwa Samuel Irwan mengidap penyakit Stevens-Johnson Syndrome (SJS) stadium 3.
Kondisi tubuh Samuel Irwan saat itu seperti orang yang terkena luka bakar 80%. Semua bagian tubuh tidak ada yang terluput; melepuh, gosong, dan bernanah, dari kepala sampai ujung kaki, kecuali paha dan betis.


DI BATAS AKHIR KEKUATAN



Samuel Irwan mengingat masa itu, "Kalau sedang tidur dengan posisi miring, dan tidak hati-hati dan pelan-pelan menggerakkan wajah ke posisi lain, maka kulit muka akan tercuil dan lengket di seprei. Pediihhh sekali....."

Demam juga tidak kunjung turun, sampai 42 derajat Celcius, sehingga kalau sedang menggigil ranjang bergoncang dengan kerasnya seperti sedang gempa bumi. Harus dimasukkan ke ruang isolasi, bukan karena SJS ini adalah penyakit menular, tetapi karena takut penyakit pasien lain menular kepada Samuel Irwan yang dapat memperburuk keadaannya.

Suatu hari mata yang selalu merah itu seperti kelilipan dan Samuel meminta suster untuk menyiram matanya dengan boorwater. Ketika bangun tidur, bukannya jadi baikan, ternyata malah kedua belah mata jadi putih semua, seperti ditutupi kertas HVS putih.
Samuel Irwan sangat marah kepada para dokter dan suster yang merawatnya.
Dan juga sangat marah kepada Tuhan, "Tuhaaaan..... saya butuh mata ini untuk bekerja....."
Saat di batas akhir kekuatannya, saat mata tidak lagi bisa dipakai untuk melihat, Samuel Irwan minta pengampunan kepada Tuhan.


HE JUST WANTED ME TO TURN BACK TO HIM



Dokter di Samarinda semuanya sudah angkat tangan dan merujuk Samuel Irwan ke rumah sakit di Surabaya. Malam sebelum keberangkatan ke Surabaya, Samuel Irwan menyadari panggilannya kembali.
Ia memanggil gembala sidangnya yang dulu, untuk berdoa minta ampun karena lari dari Tuhan.
Saat itu Samuel Irwan berjanji jika Tuhan masih beri kemurahan untuk hidup maka ia akan melayani Tuhan sepenuhnya kembali.

Dengan bantuan seorang gembala GBI di Samarinda, Samuel Irwan dibawa ke Surabaya.
Kondisi Samuel saat itu tidak bisa berjalan lagi karena kaki juga melepuh.
Saat akan naik tangga pesawat, karena tidak bisa berjalan, seorang portir yang tidak mengetahui penyakitnya, berusaha menolong dengan menggendong Samuel ke kabin pesawat. Gerakan tiba-tiba mengangkat Samuel yang sedang duduk di kursi roda, membuat kulitnya robek tertarik, dan Samuel menjerit keras sekali. Perjalanan yang sangat tidak mudah untuk sebuah harapan kesembuhan.


WALAUPUN TIADA DASAR UNTUK BERHARAP



Tim dokter yang menerima di Surabaya sangat kaget melihat kondisi tubuh Samuel Irwan. Mereka tidak menyangka kondisi Samuel sudah begitu parah sekali.
Sebelumnya mereka pernah menangani pasien yang mengidap sakit SJS ini dengan kondisi hanya sepertiga dari kondisi Samuel. Pasien ini akhirnya meninggal dunia, .... apalagi Samuel?

Saat baju dibuka untuk dirontgen, kulit punggung kembali robek.
Warna yang putih dipunggung adalah daging yang kelihatan akibat kulit tersobek, dan warna merah adalah darah yang keluar.

Detail hasil rontgen: lambung, pankreas, liver, bagian-bagian dalam tubuh, semuanya rusak. Sehingga diperkirakan Samuel hanya bisa bertahan 3 minggu.
Karena sudah menjalani penyakit SJS ini sejak 2 Januari 1998, maka diperkirakan Samuel Irwan hanya bisa bertahan sampai 23 Januari 1998. Sehingga diminta untuk segera menghadirkan istrinya ke Surabaya, membawa anak mereka yang baru berusia 2 bulan.

Seorang dokter kulit lulusan Jerman berkata, kalaupun Samuel bisa sembuh dari penyakit SJS ini, perlu 2 tahun untuk recovery kondisi kulitnya untuk kembali seperti semula.
Dokter mata, yang juga lulusan Jerman berkata, kalaupun sembuh, akan buta selamanya, tidak ada lagi harapan untuk mata Samuel.

Tiada dasar untuk berharap, namun Samuel Irwan tetap berharap kepada Tuhan seperti Abraham dalam kitab Roma,
Sebab sekalipun  tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,
dengan penuh keyakinan, bahwa  Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.
(Roma 4:18-21)

PENDERITAAN TAK BERUJUNG ?



Rutinitas pengobatan Samuel setiap hari juga menjadi rutinitas penderitaannya.
Tubuh yang sudah melepuh, gosong, bernanah itu setiap hari harus diberi salep dan diperban.
Esok paginya perban itu harus diganti. Ketika perban dibuka maka kembali kulitnya sobek dan menempel di perban tsb. Sakit sekali, dan harus dijalani selama 1,5 jam dari pukul 9 pagi sampai 10.30 siang. Setiap hari selama 1,5 jam berteriak-teriak kesakitan. Demikian juga ketika seprei akan diganti. Kembali kulit akan tersobek dan lengket di sprei.

Dukungan dari istri dan pihak keluarga Samuel Irwan sangat besar sekali.
Tak henti-hentinya mereka berdoa puasa rantai memohon kemurahan Tuhan untuk menyembuhkan Samuel.

Tapi keadaan Samuel bukannya membaik, malah bertambah parah. Ke 20 kuku di jari-jarinya copot satu persatu, telapak tangan dan kaki menggelembung berisi air, telinga dan hidung melepuh mengeluarkan darah. Berat badan turun dari 68 kg menjadi 43 kg. Sistem reproduksi juga diserang sehingga diperkirakan kalaupun sembuh tidak bisa punya keturunan lagi.
Keadaan Samuel bukannya makin sembuh, malah semakin parah.

BERNAZAR LAGI



Samuel kembali berkata, "Tuhan ampuni saya, ... kalau saya sembuh, saya akan kembali melayani Engkau sepenuh waktu. Saya akan tinggalkan pekerjaan saya, saya akan bayar nazar saya. Terimalah tubuhku yang sudah busuk ini. Ampuni saya Tuhan...."

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;
hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina,
ya Allah.
(Mazmur 51:19)

Kalimat di atas dengan tulus dan hancur hati diucapkan seseorang yang pernah berbuat kesalahan dan kemudian kembali kepada Tuhan. Dialah Daud. Sejarah mencatat Tuhan memulihkan Daud.
Bagaimana dengan Samuel Irwan?


GOD IS STILL DOING MIRACLE BUSINESS



Banyak orang yang undur imannya saat doa-doanya belum dijawab oleh Tuhan. Tidak percaya bahwa Tuhan sanggup menyembuhkan, Tuhan sanggup menjawab doa.
Tidak demikian dengan Samuel Irwan, beserta seluruh keluarganya. Juga orang-orang yang setia mendoakannya. Mereka begitu percaya kepada Tuhan dan belas kasihanNya,

Tanggal 23 Januari 1998, tanggal dimana Samuel diperkirakan akan meninggal dunia, justru menjadi titik balik dalam proses kesembuhannya.
Perawat yang seperti biasa tiap pagi merawat kulit Samuel, dikagetkan melihat kulit Samuel mulai mengering dan sembuh.
Kekagetan itu bertambah dengan pertanyaan Samuel, "Suster...., saya ini dirumah sakit Adi Husada Kapasari Surabaya ya ?” Dengan terheran-heran, suster balik bertanya, "Loh....kok bapak tau?". Lalu Samuel menunjuk dengan jarinya sebuah tulisan berwarna merah yang tertera di sprei kasurnya sambil berkata, ”Ini ada tulisannnya”. Suster gembira sekali sambil berlari keluar memanggil dokter mata.

Semua tim dokter yang menangai penyakit SJS ini heran sekali atas apa yang dialami Samuel.
Mata bisa sembuh tanpa operasi. Bagian dalam tubuh seperti ginjal, liver, lambung, dll semua sembuh dan normal kemnali. 2 hari kemudian Samuel sudah bisa berjalan kembali, dan proses recovery berjalan dengan cepat. Tidak perlu menunggu sampai 2 tahun untuk kulit Samuel menjadi normal kembali, dan ... sembuh tanpa operasi plastik (!!!)
Penyakit SJS terparah yang pernah ditangani di RS tsb, sembuh total
(bahkan kini Samuel Irwan sudah dikaruniai lagi anak perempuan ke 2, tanggal 31 Mei 1999, hanya setahun sesudah mengalami kesembuhan). Tuhan Yesus memang luar biasa. DAHSYAT !!!


MENETESKAN 'TEAR DROPS'. EVERY 15 MINUTES !



Kulit Samuel Irwan menjadi normal kembali. Tidak ada bercak atau tanda sedikitpun yang menyiratkan bahwa ia pernah disiksa oleh penyakit kulit ganas tsb. Kecuali matanya.
Kalaupun dipaksakan untuk mengeluarkan air mata, maka otot kelopak mata atas dan bawah seperti diperas dan terasa sakit sekali. Sehingga mau tidak mau, Samuel harus menggunakan tetes air mata buatan.
Saat berkotbah tiap 15 menit sekali Samuel Irwan meneteskan air mata buatan agar matanya tidak kering dan lengket, tapi semua itu tidak menyurutkan semangatnya melayani Tuhan.
Obat tetes mata yang digunakan saat ini adalah buatan USA "Refresh Liquidgel" berharga $24 per botol, dan habis digunakan dalam 3 hari saja. Belum lagi karena obat ini harus dipesan dari Singapore, maka total biaya untuk pengganti air mata yang harus disediakan perbulan adalah sebesar Rp 3.000.000,-.


BETAPA MAHALNYA TETESAN AIR MATA !!!



Tidak sedikit uang yang sudah dihabiskan untuk pengobatan mata dan pengadaan air mata buatan.
Selama 12 tahun tidak punya air mata (tahun 1998-2010), biaya yang dihabiskan sudah sekitar 1,6 Milyar.
Hanya untuk air mata !!!
Itu sebabnya di awal tulisan ini saya berkata, berbahagialah kalau masih bisa menangis.
Pertama, tingkatan stress bisa diturunkan saat menangis, sehingga kita tidak menjadi depresi. Kedua, tidak perlu bayar M-M an untuk air mata.
Jarak pandang yang hanya sekitar 1 meter, membuat Samuel Irwan harus membawa keker (binocular) saat berada di bandara supaya tidak salah memilih gate dan dan membaca no pesawat.

Ada kesaksian yang luar biasa saat Samuel Irwan sedang berada di Changi, Singapura, sedang transit menunggu pesawat ke Jepang dan Amerika.
Seorang polisi India menegur dengan keras mengira Samuel sedang memakai kamera. Dengan tegas ia menegur, "No camera in this airport, sir!".
Samuel menjelaskan bahwa itu binocular untuk menolong membaca karena matanya tidak bisa membaca jarak jauh.
Singkat cerita, Samuel berusaha meyakinkan polisi India tsb dan memperlihatkan bagaimana Tuhan Yesus menyembuhkannya dari penyakit SJS, sambil menunjukkan foto-foto diri saat menderita SJS yang ada di mobile phone nya. Samuel berkata, "Tuhan menyuruh saya ke Jepang dan Amerika untuk memberitakan kebaikanNya. Apakah Bapak bisa menolong saya menunjukkan meja yang harus saya datangi untuk check-in?"

Apa yang terjadi? Polisi itu menangis.
Ia berkata, "Sebelum saya menolong Anda, Anda harus tolong saya."
Ternyata sehari sebelumnya polisi ini bertengkar hebat dengan istrinya dan istrinya minta cerai. Anak mereka juga jadi anak berandalan, tidak bisa dikendalikan. Sebuah rumah tangga yang sangat berantakan.
Ia berkata bahwa banyak orang yang menceritakan Yesus sanggup mendamaikan keluarganya, tapi ia pikir semua itu omong kosong. Dan sambil menyentuh tangan Samuel Irwan, polisi itu berkata, "Ini kulit baru, sungguh ini bukti nyata." Saat itu juga ia minta dibimbing untuk terima Tuhan Yesus.
Sesudahnya, saat mengantar Samuel Irwan boarding ia berkata, "I never feel peace like this, ... thank you."

Di kursi pesawat, Samuel Irwan merenung...., "Tuhan....kalau memang mata ini bisa membuat orang yang suka mengeluh menjadi bisa bersyukur, bisa membuat orang berdosa diselamatkan...., mata saya tidak disembuhkan tidak apa-apa Tuhan..., karena saya bersyukur mata ini bisa memuliakan Tuhan...."

Pernah suatu ketika obat tetes mata sudah habis, sementara pesanan dari Singapura terlambat datang. Ketika botol itu kosong, terjadi mujizat. Setiap kali diteteskan ke mata, obat tsb masih menetes, walaupun kalau botolnya digoncang tidak ada bunyi apa-apa karena memang sudah kosong.
Botol kosong itu terus meneteskan air mata buatan setiap kali digunakan, sampai pesanan obat baru dari Singapura datang. Ketika kembali diteteskan, botol kosong tsb tidak mengalirkan apa-apa lagi, karena penggantinya sudah datang.




Jarak pandang yang hanya 1 meter tidak memupuskan semangat Samuel Irwan untuk belajar lagi dan menyelesaikan pendidikan S1 Theologia di STT Duta Panisal Jember. Walaupun saat kuliah harus membawa alat bantu seperti binocular dan kaca pembesar agar bisa membaca lebih jelas.
Kegigihannya dan semangat pantang menyerah juga dibuktikan dengan melanjutkan sampai study Magister dibidang Biblical Strata 2, dan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.
Masih belum cukup, seakan berpacu dengan waktu, Samuel Irwan meneruskan study penggembalaan dan penginjilan di Haggai Institute Hawaii USA. Semua dilakukan dalam segala kelemahan yang dimilikinya. Tapi kekuatan Tuhan yang menopangnya, membuat Samuel Irwan mampu melalui semuanya dengan baik.


(P.S Seperti dituturkan Pdt Samuel Irwan, dan dari blog: http://kesaksiansamuel1.blogspot.com/)

Thursday, March 11, 2010

~ ArMY Of GOd ~

guys,,tadi barusan surving and browsing,,and gua nemu ini dari link temen di facebook...hahaha...ada acara lagi di Surabaya,,, by Mawar Sharon Church,,, wah..pengen ikutan deh,,tapi sayang,,gua ngga di Surabaya in that time,,hihihih,, keliatannya kali ini fokusnya anak-anak youth lagi deh ..hehehe...


check it out :


link : http://www.aog.or.id/index.html 



FYI, kayaknya bisa live streaming deh via internet,,so...moga" bisa ya,,wkwkwkwk http://emo.huhiho.com

Wednesday, January 13, 2010

don't judge the book by its cover ~ susan Boyle~

hari ini gua blogwalking ke blognya mbak Julita manik,,, ini link blognya http://julitamanik.blogspot.com
and guess what i found ,,,sebuah crita inspiratif banget,,ini crita tntang seorang wanita bernama susan boyle,,mau denger lebih jauh?? yuukkk,.,,kita baca bareng ya..tapi karena panjang,jadi banyak yg saya potong...untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi : http://julitamanik.blogspot.com/2009/04/dont-judge-book-by-its-cover.html

SHE's an EXTRAORDINARY SINGER!!!
Maksudnya extraordinary disini bukanlah pujian, tapi cemoohan.
Karena gambaran seorang penyanyi sangatlah jauh dari penampilan luar SUSAN BOYLE. Teman-teman bisa lihat sendiri, umur yang sudah tua (untuk memulai karir di musik, 47 tahun). Gendut pula, ... lihat saja dagunya yang berlipat. Diperburuk dengan rambut keriting yang jauh dari gambaran sentuhan hair stylist plus bonus alis yang sangat tebal bagaikan alis Leonid Brezhnev, mantan Presiden Uni Sovyet. Dan lengkap sudah gambaran 'ugly' dengan penampilan baju yang sangat out of fashion. Dan Susan Boyle dengan berani mendaftarkan dirinya sebagai peserta Britain's Got Talent.
Mungkin mayoritas orang akan berteriak "gila.... PD banget... udah ngaca belum?.... Tahu diri dikit 'napa sih??? Bikin capek juri aja"

Dengan kepala tegak Susan melangkah ke stage, dan siap untuk ditanya-tanya juri. OMG !!... menjawab pertanyaan juri aja nggak lancar. Simon Cowell (juri yang paling killer) bertanya "Berapa umurmu?" Jawaban "47 tahun" membuat seluruh penonton yang hadir bergumam "ooooohh....".

Dan tayangan televisi menunjukkan betapa hampir semua orang di ruangan itu sinis dan mencibir kepadanya. Termasuk ke 3 juri, yang sepertinya berniat mendengarkan Susan bernyanyi dengan setengah hati.
Everybody judge Susan by her performance.

ini link ketika dia bernyanyi :

http://www.youtube.com/watch?v=9lp0IWv8QZY


Susan menyanyikan "I DREAMED A DREAM" dari Les Miserables.
Begitu intro musik yang bak orkestra mengalun.... Susan mulai membuka mulutnya..
Tiba-tiba seisi ruangan terdiam. Terkesima. Terpukau. Tanpa kecuali. Penonton dan ke 3 juri hanya bisa mengangakan mulutnya.
Ternyata dibalik penampilan luar Susan yang 'buruk' tersimpan vocal yang luar biasa bening dan indah. Senyuman yang mencibir berganti menjadi mulut yang terbuka karena terperanjat. Speechless.
Oh my God.... oh my God... it's so beautiful.

Susan menuai standing ovation tidak hanya dari penonton yang tadinya sinis kepadanya, tapi juga dari ke 3 juri yang sulit untuk ditaklukkan dengan a so-so talent.

* Susan adalah seorang pengangguran, dan berumur tidak muda lagi.
Dia adalah seorang churchgoer yang taat, dan melayani sebagai volunteer di gerejanya. Banyak orang yang melihat dia sebagai pengangguran, tapi saya percaya seorang yang bekerja sukarela melayani Tuhan di rumah Tuhan, di mata Tuhan bukanlah seorang pengangguran. Dan Tuhan berjanji tidak pernah menahan upah dari orang yang layak menerimanya.
"Mereka akan menjadi milik kesayanganKu sendiri, firman Tuhan semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia."
(Maleakhi 3:17)

* Dari dulu Susan bermimpi menjadi seorang penyanyi profesional, tetapi ia tidak dapat mewujudkannya. Terjadi penundaan. Kenapa?
Karena ia mendedikasikan hidupnya untuk merawat ibunya yang sudah tua. Sehingga ia hanya bisa membatasi penampilan menyanyinya hanya di gereja sebagai anggota choir, dan di karaoke. Padahal menurut saya itu budaya yang tidak lazim di dunia Barat yang sangat individual, yang biasa mengirim orang tua mereka yang sudah lanjut usia ke panti jompo.
Saya percaya Susan mengebelakangkan keinginannya menjadi penyanyi profesional yang didambakannya karena mengasihi dan ingin berbakti kepada orang tuanya.
Firman Tuhan berkata, "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu lebih buruk dari orang yang tidak beriman."
(1 Timotius 5:8)

siapa sebenarnya susan Boyle ???

* Susan mengikuti talent show ini karena ingin memenuhi pesan & harapan ibunya yang meninggal 2 tahun yang lalu. Ibunya, Bridget, ingin Susan melakukan sesuatu dalam hidupnya.
Susan memenuhi pesan ibunya karena ia menghormatinya.
"Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu."
(Keluaran 20:12)

Tuhan tidak pernah berhutang kepada orang yang melakukan kebenaran firmanNya. Dan itu terbukti kan?
Susan sendiri tidak pernah menyesal dengan apa yang dilakukannya sebelumnya dalam hidupnya, walaupun ia mengalami penundaan puluhan tahun.
Susan percaya bahwa umurnya yang sudah matang dan pengalaman hidupnya adalah assetnya yang terbesar. Semua yang sudah dia lalui dalam hidupnya memberikan iman dalam kemampuannya.
Dan ia berkata “I think I am ready for it.”
Saat ia ready, dan bernyanyi di Britain's Got Talent, sebenarnya Susan sedang MENYANYIKAN KEHIDUPANNYA. "I dreamed a dream" adalah nyanyian tentang mimpi-mimpinya yang tertunda dan harapan-harapannya.
Itu yang menyebabkan penampilannya saat itu berbeda dari yang lain.
Memukau semua orang dalam ruangan itu, dan memukau setiap orang yang menyaksikan videonya, termasuk saya. (utk lengkap silahkan klik link diatas .. )


well.,bagaimana pndapat teman-teman skalian..luar biasa ya???artikel menyemangatiku untuk lebih lagi brani bermimpi dan brusaha,, mari kita smangat!! 2010 ..brjuang,,http://emo.huhiho.com



Saturday, December 13, 2008

Kids That Have SomethInG ..

Siapa yang bilang kalo jadi seseorang yang punya dasar agama yng kuat .itu artinya dia nggak bisa jadi apa-apa..nggak bisa berkreasi..well ini buktinya nd kebetulan kali ini lagi bulan natal ya..so i decide buat infoin tentang anak-anak Tuhan yang emang bisa membuat sesuatu yang lebih baik dalam Tuhan ..before that i want to say...merry christmas everybody!!!..

buat natal kali ini gua mau critain sekelompok anak muda yang masih mungkin umurnya baru sabarahak..gilee..mereka yang emang great banget lah..kadang kita terlalu membatasi setiap anak-anak untuk berkreasi .yang penting pas berkreasi buat sapa? kalo buat Tuhan..why not..stop buat ngekang mereka..selagi masih pada jalurnya..kenapa tidak ...

ini ada sedikit info yang gua dapet dari web official mereka :

pureNRG has become a favorite on Radio Disney and have logged a tremendous number of miles on the road—first as the opening act on Jump5's farewell tour, and most recently on the Winter Jam tour with MercyMe, BarlowGirl and Skillet. The group---comprised of Carolyne, Jordan, and Caroline---debuted last year with a self-titled CD and followed with two DVD releases that showcased not only their vocal skills, but also their amazing acrobatics and complex choreography.


The momentum continues with "Here We Go Again," the trio's sophomore release on Fervent Records. "It's high energy and it's also something that you can let your kids listen to," says Carolyne, describing the group's music with a directness and candor that seems older than her late tween years. "With my mom, if we want a CD, she has to check it out first and I think parents will feel very at ease with the CD and the songs because of the message and the energy. They know their kids will be having fun, but also listening to good music."

link : www.purenrgonline.com

and neh videonya ...emang nggak jelas banget..ta[i kita bisa liat bahwa ketika anak-anak punya talenta yang emang bisa dikembangin untuk kearah yang positif.. why not???




enjot iy ..gbu all